Kriyaan lansia yang dilakukan Pemerintah Kota Bekasi. PALAPA POS/Yudha.

Kriyaan Lansia di Kota Bekasi Jadi Ruang Kreativitas

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh anggaran daerah demi kesejahteraan lanjut usia, Rabu (8/7/2026).

Salah satu program unggulan yang kini menjadi perhatian adalah ekosistem Sekolah Lansia dengan jenjang kurikulum terstruktur layaknya perguruan tinggi, mulai dari S1, S2, hingga S3.

Tri menjelaskan, cakupan Sekolah Lansia di Kota Bekasi berkembang pesat. Dari target awal 3.000 peserta, kini memasuki tahun kedua jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 3.500 lansia yang tersebar di 22 sekolah pada 12 kecamatan.

“Kehadiran Pak Menteri menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mengadaptasi pola kurikulum agar para orang tua kita selalu guyub, sehat, dan panjang umur melalui silaturahmi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi, Kusnanto Saidi, menekankan bahwa esensi dari kata Kriyaan adalah menghadirkan suasana riang gembira bagi para lansia melalui ruang unjuk cipta karya dan bakat.

“Persiapan agenda tahunan ini dirancang matang untuk menampung kreativitas 3.000-an lansia agar mental mereka makin sehat dan bugar. Melalui momentum kedatangan Pak Menteri kependudukan hari ini, kami berharap formula penanganan lansia berbasis kearifan lokal di Kota Bekasi bisa mendapat apresiasi dan menjadi percontohan di tingkat nasional,” tuturnya.

Integrasi program antara pusat dan daerah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk tidak sekadar menjadikan lansia sebagai objek pasif jaminan sosial.

Transformasi melalui Sekolah Lansia dan wadah kreativitas berkala diharapkan mampu mencetak generasi lansia tangguh yang mandiri, produktif, sekaligus menjadi motor penggerak keharmonisan dalam keluarga masing-masing. (ADV).

Previous Post Generasi Muda Bekasi Timur Diminta Jadi Motor Ekonomi Lokal
Next PostSP2Lid Polrestro Bekasi Kota Dipraperadilkan Di PN Bekasi