Disnaker Kota Bekasi Gelar Job Fair, Angka Pengangguran Diharap Turun
KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menggelar Job Fair 2026 selama dua hari. Ajang ini menyediakan sekitar 3.500 lowongan kerja dari 50 perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur, jasa, dan layanan.
Kepala Disnaker Kota Bekasi, Dzikron, menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hingga sehari sebelum pelaksanaan, tercatat sekitar 7.000 pencari kerja telah mendaftar melalui sistem daring.
"Kegiatan hari ini adalah job fair yang kita rencanakan selama dua hari. Dari kemarin sudah ada sekitar 7.000 yang mendaftar, dan hari ini serta besok kita tunggu semua peserta hadir,” ujar Dzikron.
Ia menambahkan, untuk pertama kalinya job fair ini juga membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas. Sesuai amanat undang-undang, perusahaan wajib menyediakan kuota minimal satu persen bagi tenaga kerja difabel.
"Ke depan, kami akan fasilitasi lebih banyak lagi, mulai dari pelatihan hingga penempatan kerja bagi penyandang disabilitas,” jelasnya.
Dzikron menegaskan, angka pengangguran di Kota Bekasi menunjukkan tren penurunan. Saat ini tercatat sekitar 7,33 persen, lebih rendah dibanding rata-rata Jawa Barat yang mencapai 8 persen.
"Kami berharap angka ini bisa terus berkurang setiap tahun, meski penurunannya nol koma sekian persen saja sudah sangat berarti,” katanya.
Menurutnya, sebagian besar pengangguran berasal dari angkatan kerja aktif, bukan hanya lulusan baru, Selasa (7/7/2026).
Ia menjelaskan, masih ada perusahaan yang mengajukan pencatatan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), sementara sebagian lainnya melakukan PHK. Data tersebut menjadi dasar bagi pekerja untuk mengajukan klaim ke BPJS Ketenagakerjaan. (ADV).