Dinas Sosial Salurkan Permakanan 2026 di Bekasi Timur
KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Sosial menyalurkan Program Permakanan Tahun 2026 bagi penerima manfaat di Kecamatan Bekasi Timur, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan Apel Gabungan Tingkat Kecamatan Bekasi Timur, sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam memperkuat pelayanan dan perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Robert Siagian, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Juli Hartini, Camat Bekasi Timur Arie Halimatussadiyyah, seluruh lurah se-Kecamatan Bekasi Timur, serta jajaran aparatur wilayah dan unsur terkait lainnya.
Robert menegaskan, program permakanan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelompok rentan, khususnya anak, lanjut usia, dan penyandang disabilitas.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan pemerintah hadir memberikan dukungan nyata. Bantuan ini bukan sekadar paket pangan, tetapi bagian dari perhatian dan kepedulian dalam memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program sosial bergantung pada sinergi seluruh unsur wilayah. Karena itu, Dinas Sosial memperkuat koordinasi dengan kecamatan dan kelurahan agar pendistribusian berjalan tertib, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata.
“Pemerintah di tingkat wilayah adalah yang paling dekat dengan masyarakat dan mengetahui kondisi penerima manfaat,” kata Robert.
Program Permakanan Tahun 2026 menyasar tiga kategori penerima manfaat: anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Bantuan diberikan dalam bentuk paket bahan pangan untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.
- Kategori anak: 15 liter beras, kecap manis, cornet sapi, 1 liter minyak goreng, sarden, susu bubuk anak, biskuit, dan 1 kg gula pasir.
-Kategori lansia: 15 liter beras, kecap manis, cornet sapi, 1 liter minyak goreng, sarden, susu bubuk lansia, biskuit, dan 1 kg gula pasir.
-Kategori disabilitas: 15 liter beras, kecap manis, cornet sapi, 1 liter minyak goreng, sarden, biskuit, dan 1 kg gula pasir.
Sinergi antara Dinas Sosial, kecamatan, dan kelurahan menjadi kunci ketepatan sasaran serta kelancaran distribusi. Pendataan, pendampingan, dan pemantauan di tingkat wilayah diharapkan mampu memperkuat dampak program.
Melalui pendistribusian ini, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Kehadiran pemerintah tidak hanya lewat kebijakan, tetapi melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi penerima bantuan sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antarperangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan peduli. (Yud).