Warga Jakasampurna Harap Jalan Baru, H. Gilang Esa Siap Realisasikan
KOTA BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi, H. Gilang Esa Mohammad, melaksanakan kegiatan Reses I di wilayah RW 16/RT 02 Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyerap langsung aspirasi masyarakat terkait kebutuhan infrastruktur lingkungan, terutama perbaikan jalan dan saluran air.
Gilang menegaskan bahwa prioritas utama yang terus ia dorong adalah pembangunan drainase, perbaikan gorong-gorong, serta pematusan saluran air untuk mencegah banjir. Namun, khusus di RW 16, ia menyoroti bahwa wilayah tersebut belum pernah tersentuh pembangunan jalan.
“Di sini memang belum pernah tersentuh pembangunan. Karena itu saya mengalokasikan pengaspalan jalan agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaat pembangunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejumlah titik lain di dapilnya telah lebih dulu direalisasikan pembangunan drainase, seperti di RW 12 dan RW 22, termasuk penanganan saluran air di wilayah perbatasan Kranji yang sebelumnya rawan genangan.
Menurut Gilang, sinergi antara DPRD, pemerintah kota, dan pengurus lingkungan menjadi kunci percepatan pembangunan wilayah, Jum'at (13/2/2026).
Sebagai anggota Komisi II yang bermitra dengan sektor pembangunan, lingkungan, perhubungan, dan perencanaan, ia berkomitmen mengawal program prioritas agar berdampak nyata bagi masyarakat.
Selain infrastruktur jalan dan drainase, warga juga mengusulkan pemasangan lampu lalu lintas peringatan serta speed bump di akses keluar-masuk kawasan. Usulan tersebut dinilai penting karena wilayah berada di jalur perbatasan dengan DKI Jakarta yang memiliki mobilitas kendaraan tinggi.
“Wilayah ini jalur strategis keluar masuk warga yang bekerja ke Jakarta. Kita harus realisasikan fasilitas keselamatan seperti lampu peringatan dan pembatas kecepatan agar masyarakat lebih aman,” jelasnya.
Gilang juga menegaskan bahwa pihaknya tengah mengawal program penanganan banjir di beberapa RW lain yang kerap terdampak saat musim hujan.
Ia berharap melalui sinergi program pemerintah kota dan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui pokok pikiran dewan, persoalan banjir dapat diminimalkan.
“Harapannya, tahun depan hujan datang tetapi warga tidak lagi mengalami banjir,” tutupnya. (ADV).