Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe. PALAPA POS/FOTO-IST.

Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Rehabilitasi Musala Ashabul Kahfi di Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, meninjau langsung proses rehabilitasi Musala Ashabul Kahfi di Kampung Kotalintang, Kecamatan Kota Kualasimpang, Jum'at (3/7/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pemanfaatan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan ASN Kota Bekasi bagi wilayah terdampak banjir bandang.

Dalam keterangannya, Harris menegaskan bahwa dukungan warga Bekasi tidak hanya berupa bantuan darurat, tetapi juga diarahkan untuk pemulihan fasilitas umum, termasuk rumah ibadah yang rusak akibat bencana.

“Ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kota Bekasi kepada Aceh Tamiang. Bantuan dari ASN dan masyarakat kami salurkan untuk membantu pemulihan, termasuk pembangunan musala ini dan rencana gedung serbaguna,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Bekasi untuk terus mendukung penyelesaian rehabilitasi Musala Ashabul Kahfi yang masih membutuhkan bantuan tambahan.

Selama kunjungan, Harris menyempatkan diri melihat aktivitas mengaji anak-anak di musala yang sedang direnovasi. Ia mengaku terkesan karena para santri tetap semangat belajar dan bahkan telah menghafal Juz 30 Al-Qur’an meski dengan fasilitas terbatas.

“Ini yang membuat kami bangga. Saya yakin generasi muda Aceh Tamiang akan menjadi pemimpin berakhlak dan membawa daerah ini lebih baik ke depan,” tambahnya.

Ketua pelaksana pembangunan pascabanjir dari Forum Relawan Bekasi Raya, Adi Purwono, menjelaskan bahwa rehabilitasi musala ini merupakan hasil kolaborasi berbagai komunitas dan lembaga kemanusiaan di Bekasi yang menggalang bantuan untuk penyintas banjir.

Ia menuturkan, saat pertama kali relawan tiba, kondisi musala masih dipenuhi lumpur setinggi kepala orang dewasa. Para relawan kemudian bergotong royong membersihkan dan memulai proses renovasi.

“Ketika kami datang, kondisinya masih berantakan. Lumpur menumpuk. Setelah dikoordinasikan dengan Forum Relawan Bekasi Raya, kami bergerak bersama memperbaiki musala ini,” jelasnya.

Adi menilai kunjungan Wakil Wali Kota Bekasi memberikan dorongan moral bagi para relawan yang telah berbulan-bulan terlibat dalam pemulihan pascabanjir di Aceh Tamiang.

Rehabilitasi Musala Ashabul Kahfi menjadi bagian dari upaya pemulihan fasilitas sosial dan keagamaan di wilayah terdampak banjir bandang.

Selain perbaikan bangunan, para relawan juga berupaya memastikan musala kembali berfungsi sebagai pusat ibadah dan kegiatan belajar mengaji bagi masyarakat setempat. (ADV).

Previous Post BPKAD Dorong RW Percepat Pencairan Dana Lingkar Beken
Next PostDishub Kota Bekasi Evaluasi Operasional Trans Beken Selama 30 Hari