Tagihan Suplier Koperasi TSBP Rampung Dihitung, Ketua Pengawas Desak Pembayaran Segera
TAPANULI UTARA – Polemik pembayaran tagihan para pemasok bahan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tapanuli Utara mulai menemukan titik terang. Ketua Pengawas Koperasi Tumbuh Sejahtera Bersama Petani (TSBP), Erikson Sianipar, menegaskan bahwa seluruh tagihan supplier telah selesai dihitung oleh konsultan pada Sabtu, (18/4/2026).
“Selaku ketua pengawas, saya mendesak koperasi TSBP agar segera melakukan pembayaran atas tagihan para supplier tersebut,” ujar Erikson kepada wartawan, Senin, (20/4/2026).
Ia menekankan bahwa penyelesaian kewajiban kepada supplier menjadi prioritas utama, meski langkah hukum tetap berjalan paralel. Menurutnya, keberlanjutan program MBG tidak sekadar soal distribusi makanan, melainkan bagian dari upaya membangun masa depan generasi mendatang.
“Stabilitas sistem, termasuk hubungan dengan supplier, adalah elemen penting yang harus dibenahi secara menyeluruh,” tambahnya.
Ketua Koperasi TSBP, Hendra Sipahutar, mengakui bahwa ketidaklengkapan data inventarisasi dari kepengurusan sebelumnya menjadi kendala utama dalam verifikasi pembayaran.
“Semua kewajiban akan diselesaikan, tetapi harus berdasarkan data valid agar tidak menimbulkan persoalan baru,” jelasnya.
Ia memastikan bahwa setelah laporan konsultan mengenai jumlah utang koperasi final, pembayaran akan dipercepat hingga tuntas.
Di sisi lain, proses hukum terkait dugaan penyimpangan pengelolaan koperasi juga tengah berjalan. Laporan telah diajukan dan kini ditangani aparat penegak hukum sebagai bagian dari upaya memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Program MBG sendiri mulai diinisiasi sejak 2025 oleh Erikson Sianipar bersama sejumlah tokoh lokal. Koperasi TSBP kemudian menjadi pemasok utama bahan baku ke dapur MBG. Namun, memasuki 2026, muncul persoalan keterlambatan pembayaran kepada supplier.
Audit yang dilakukan Februari lalu menemukan indikasi penyimpangan administrasi, hingga akhirnya Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) pada Maret 2026 memberhentikan Ketua Koperasi sebelumnya, Erni Hutauruk, dan menunjuk kepemimpinan baru di bawah Hendra Sipahutar.
Kini, dengan perhitungan tagihan yang telah rampung, harapan besar tertuju pada langkah cepat koperasi untuk menuntaskan kewajiban pembayaran, sekaligus memulihkan kepercayaan supplier demi keberlanjutan program MBG di Tapanuli Utara. (Hengki).