Sekretaris Daerah Kota Bekasi, M Solikhin saat di wawancarai di gedung Kantor DPRD Kota Bekasi. PALAPA POS/Yudha.

Sekda Kota Bekasi Siap Orkestrasi Seluruh OPD untuk Percepat Capaian Kinerja Daerah

KOTA BEKASI - Sekretaris Daerah Kota Bekasi, M Solikhin, menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) guna mempercepat pencapaian target pembangunan yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan daerah. Hal itu disampaikan usai mengikuti rapat bersama Komisi I DPRD Kota Bekasi, Kamis (5/11/2026).

Menurut Solikhin, peran Sekretaris Daerah tidak hanya sebatas menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi penggerak kolaborasi antarperangkat daerah agar seluruh program berjalan selaras.

"Intinya bagaimana saya bisa mengkolaborasikan seluruh OPD. Tugas kami sebagai chief orchestrator, bagaimana mengorkestrasi semua OPD agar bersinergi dalam mencapai target yang sudah ditetapkan dalam RPJMD maupun renstra kota," ujar Solikhin.

Ia mengatakan, penguatan kolaborasi antarlembaga menjadi kunci agar setiap OPD dapat bekerja secara maksimal dan seluruh program pemerintah daerah berjalan optimal.

Selain fokus pada sinkronisasi program, Solikhin juga menaruh perhatian terhadap realisasi pendapatan dan belanja daerah hingga akhir tahun anggaran. Untuk sektor pendapatan, mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi itu mengaku tetap optimistis target dapat tercapai.

"Saya masih optimistis. Walaupun sudah tidak berada di Bapenda, saya tetap mendorong agar realisasi pendapatan bisa mencapai minimal 90 persen," katanya.

Sementara dari sisi belanja daerah, Solikhin berencana melakukan pemantauan langsung terhadap seluruh OPD. Ia akan memanfaatkan sistem monitoring dan evaluasi guna memastikan progres penyerapan anggaran berjalan sesuai target.

"Saya akan memanggil seluruh OPD untuk melihat sejauh mana capaiannya. Harapannya semua belanja daerah bisa terselesaikan dengan baik sampai akhir tahun," ujarnya.

Menurut dia, pemantauan tidak hanya dilakukan terhadap Bapenda, tetapi juga mencakup seluruh perangkat daerah. Langkah tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk penyusunan perencanaan dan proyeksi anggaran pada tahun berikutnya, termasuk dalam menghitung potensi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) secara lebih akurat.

"Saya ingin mengetahui progres masing-masing kegiatan, termasuk kontrak-kontrak yang sedang berjalan. Dengan data yang lebih detail, kita bisa lebih tepat ketika berbicara mengenai proyeksi SiLPA," ungkapnya.

Solikhin menambahkan, evaluasi terhadap OPD dengan capaian kinerja yang masih rendah juga akan segera dilakukan. Ia memastikan langkah pembinaan dan pengawasan akan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kinerja perangkat daerah.

"Kalau ada OPD yang capaiannya masih rendah tentu akan dievaluasi. Minggu depan sudah pasti kita lakukan," tegasnya.

Tak hanya soal administrasi pemerintahan, Solikhin juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah dalam menghadapi berbagai persoalan, termasuk kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir.

Menurut dia, komunikasi dan kerja sama seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menyelesaikan persoalan daerah.

Di sisi lain, Solikhin menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan DPRD maupun seluruh pemangku kepentingan. Ia mengaku ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan seluruh komisi di DPRD Kota Bekasi serta seluruh OPD.

"Saya ingin bersahabat dengan semua orang. Tidak boleh punya lawan. Semua adalah kawan dan komunikasi harus terus dijaga," katanya.

Dengan pendekatan kolaboratif tersebut, Solikhin berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dapat semakin kuat sehingga berbagai target pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat tercapai secara optimal. (Yud).

Previous Post Dukungan Daerah Terhadap MBG Jadi Indikator Pemberian Insentif Fiskal