Perwakilan 12 kecamatan se-Kota Bekasi yang mendukung Darkam Suryadi menjadi Ketua Karang Taruna. PALAPA POS/Yudha.
12 Kecamatan Dukung Darkam Suryadi Jadi Ketua Karang Taruna Kota Bekasi
KOTA BEKASI – Bursa pemilihan Ketua Karang Taruna Kota Bekasi periode 2026–2031 mulai menghangat menjelang Temu Karya yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026.
Keberlanjutan kepemimpinan dan soliditas organisasi menjadi sorotan utama setelah seluruh pengurus tingkat kecamatan sepakat mengusung kembali calon petahana demi menjaga stabilitas di akar rumput. Sebanyak 12 Pengurus Karang Taruna Kecamatan se-Kota Bekasi secara resmi melayangkan surat rekomendasi mendukung H. Darkam Suryadi untuk kembali memimpin organisasi sosial kepemudaan tersebut.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Jatiasih, Sarifudin Engkam, menegaskan bahwa dukungan kepada petahana merupakan hasil musyawarah murni dari jajaran Badan Pengurus Harian (BPH). Figur Darkam dinilai masih menjadi opsi terbaik yang lahir dari rahim organisasi.
"Kami dari 12 kecamatan menyepakati untuk bersama-sama mendukung Bang Haji Darkam maju sebagai Ketua Karang Taruna Kota Bekasi periode 2026–2031," ujarnya, Senin (15/6/2026).
Sarifudin menambahkan, rekam jejak kepemimpinan Darkam selama lima tahun terakhir menunjukkan kedekatan dengan kader di tingkat paling bawah. Darkam rajin turun ke unit kegiatan di kelurahan dan RW, bahkan sempat menjadikan Karang Taruna Kota Bekasi sebagai acuan nasional.
"Prestasi kemarin, Karang Taruna Kota Bekasi sempat menjadi rujukan nasional terkait sistem kepengurusan. Beberapa daerah seperti Tangerang hingga Bangka Belitung melakukan studi banding karena kita berhasil menerbitkan buku saku AD/ART," jelasnya.
Ia juga memastikan tidak ada kader internal lain yang mengajukan diri menantang petahana.
Di lokasi yang sama, bakal calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi, H. Darkam Suryadi, mengonfirmasi telah menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia pada Senin pagi.
"Hari ini saya resmi mendaftarkan diri dengan dilengkapi rekomendasi tertulis dari 12 Karang Taruna Kecamatan. Ini amanah besar yang menjadi spirit untuk bekerja lebih baik," ungkapnya.
Darkam yang meniti karier organisasi dari tingkat RW hingga kecamatan menambahkan, dirinya bersama pengurus telah berkoordinasi dengan Wali Kota Bekasi untuk meminta doa restu atas pelaksanaan Musda.
Membawa visi HADIR (Humanis, Adaptif, Dedikatif, Inovatif, Responsif), Darkam memaparkan sejumlah program strategis, di antaranya fasilitasi pelatihan bahasa asing untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal ke luar negeri.
"Dari 400 pendaftar program kerja luar negeri, hanya 20 diterima karena kendala bahasa. Ke depan, Karang Taruna akan memfasilitasi pelatihan bahasa Jepang, Inggris, dan Arab di setiap kecamatan," jelasnya.
Selain itu, program jaminan sosial bagi pengurus dipastikan berlanjut. Pada periode pertama, Karang Taruna Kota Bekasi secara mandiri mendaftarkan ribuan pengurus ke BPJS Ketenagakerjaan.
"Seluruh pengurus kita daftarkan BPJS Ketenagakerjaan dengan kas Karang Taruna. Kemarin ada empat anggota meninggal dunia, dan keluarganya langsung menerima manfaat Rp 42 juta. Ini bentuk kepedulian nyata kami," tegasnya.
Dalam lima tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Darkam, basis data kader Karang Taruna Kota Bekasi melonjak dari 30.000 menjadi 63.000 anggota yang tersebar hingga tingkat RT. (Yud).