Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, usia melantik Nawal Husni sebagai Ketua DPC PPP Kota Bekasi. PALAPA POS/Yudha.

Uu Ruzhanul Ulum: Nawal Punya Modal Komunikasi Politik untuk Besarkan PPP Bekasi

KOTA BEKASI – Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, resmi melantik Nawal Husni sebagai Ketua DPC PPP Kota Bekasi beserta jajaran kepengurusan, Minggu (4/10/2026).

Saat dikonfirmasi, Uu menilai Nawal memiliki kemampuan komunikasi politik yang kuat. Hal itu terlihat dari kehadiran berbagai tokoh masyarakat, partai besar, hingga Ketua NU dan Wali Kota Bekasi dalam agenda pelantikan.

“Bang Nawal sudah mampu membangun komunikasi dengan partai-partai lain. Ini menunjukkan beliau memiliki modal penting untuk membesarkan PPP di Kota Bekasi,” ujar Uu.

Ia menekankan, komunikasi merupakan kunci utama dalam politik. “Kalau komunikasinya baik, seorang pemimpin insya Allah akan memiliki masa depan yang cerah,” tambahnya.

Terkait perbandingan dengan kepemimpinan sebelumnya, Uu menyebut setiap kader memiliki tanggung jawab yang sama untuk membesarkan partai, meski dengan karakter dan pendekatan berbeda.

“Caranya berbeda, tapi tujuannya tetap sama. Bang Nawal memiliki modal yang cukup untuk membangun PPP di Kota Bekasi,” jelasnya.

Uu menegaskan pergantian kepemimpinan adalah hal wajar dalam organisasi.

“Yang kemarin juga bagus, sekarang hanya pergantian saja karena memang ada batas waktu,” katanya.

Lebih jauh, ia memaparkan bahwa PPP Jawa Barat tengah merampungkan struktur organisasi hingga tingkat ranting dan anak ranting, yang ditargetkan selesai pada akhir 2026.

Setelah itu, pada 2027 akan digelar pengkaderan dengan fokus pada ideologi partai, hakikat berpartai, serta tujuan bersama dalam membangun Indonesia melalui perjuangan politik.

“PPP adalah partai Islam, jadi perjuangan kader harus dibingkai dengan iman dan takwa, serta bersumber dari keinginan masyarakat. Kita ingin kader PPP menjadi rahmatan lil alamin bagi masyarakat di manapun berada,” tegasnya.

Namun, Uu mengingatkan cita-cita tersebut tidak bisa tercapai tanpa kekuatan. “Kekuatan jabatan, kekuatan jaringan, dan kekuatan logistik adalah hal yang harus dimiliki. Itu yang kami harapkan,” pungkasnya.

Di lokasi yang sama, Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Nawal Husni, menyebut pelantikan ini menjadi momentum kebangkitan partai di tingkat lokal.

“Alhamdulillah hari ini kami sudah resmi dilantik. Mudah-mudahan ini menjadi pembangkit kami untuk Kota Bekasi,” ujarnya.

Nawal menegaskan, DPC PPP Kota Bekasi wajib berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bekasi demi mewujudkan tata kota yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Kami harus berkolaborasi dengan pemerintah kota agar Bekasi keren, tertata, dan sustainable untuk kemaslahatan warga,” tambahnya.

Terkait target politik, Nawal menyatakan PPP Kota Bekasi menargetkan lima kursi DPRD pada pemilu mendatang.

“Target kursi insya Allah lima. Apapun caranya, ya lima. Insya Allah halalan thayyiban,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, ia menekankan pentingnya reorganisasi struktur partai hingga ke tingkat paling bawah.

“Organisasi itu harus ada entitasnya, mulai dari ranting di RT, RW, sampai DPC. Mudah-mudahan semuanya bisa berkolaborasi untuk merebut kursi di Kota Bekasi,” jelasnya.

Pelantikan ini sekaligus menjadi langkah awal konsolidasi PPP di Kota Bekasi, dengan harapan mampu memperkuat basis kader dan memperluas jaringan politik di tingkat akar rumput. (Yud).

Previous Post Sukur Nababan Ingatkan Skema Rp2.000 Per Porsi Jangan Turunkan Kualitas Makanan di MBG
Next PostKetua DPRD Lebak Tegaskan Validasi Data Jadi Kunci Penyaluran Bantuan