IST.

Ketua PL Tegas Tolak Penunjukan PLt PK Medan Satria, Minta Mekanisme Organisasi Ditegakkan

KOTA BEKASI – Para Ketua Pimpinan Kelurahan Partai Golkar Kecamatan Medan Satria menolak keras proses penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PK Medan Satria. Penolakan ini tertuang dalam surat pernyataan keberatan yang ditandatangani oleh 4 Ketua PL se-Kecamatan Medan Satria.

H. Suryo Harjo yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua PK Medan Satria disebut mengalami tekanan hingga akhirnya membuat surat pengunduran diri.

Namun, beberapa hari kemudian, setelah mempertimbangkan kembali, yang bersangkutan menyatakan mencabut surat pengunduran diri tersebut.

Secara logika organisasi, pencabutan surat pengunduran diri sebelum proses pergantian ditetapkan secara final seharusnya menjadi dasar untuk menghentikan atau meninjau kembali proses pergantian.

Bahkan, Ketua PK Medan Satria telah mendatangi DPD Partai Golkar Jawa Barat untuk menyampaikan langsung pencabutan surat tersebut dan meminta persoalan diselesaikan sesuai mekanisme organisasi.

Namun, proses di tingkat DPD Partai Golkar Kota Bekasi tetap berjalan hingga dirinya ditempatkan dalam posisi yang hendak digantikan melalui mekanisme Plt.

Situasi ini menimbulkan keresahan di kalangan Ketua PL dan kader, karena pencabutan surat pengunduran diri tidak dijadikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Para Ketua PL juga mempertanyakan kepemimpinan Ade Puspitasari selaku Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi. Mereka menilai keputusan pergantian Ketua PK tidak boleh didasarkan pada kepentingan politik personal maupun kelompok tertentu.

"Sikap ini kami sampaikan dengan penuh kesadaran dan rasa cinta terhadap kebesaran partai Golkar," tegas dalam pernyataan Ketua PL, Jumat, (2/10/2026).

Partai Golkar adalah organisasi besar dengan AD/ART dan mekanisme penyelesaian persoalan yang jelas. Karena itu, setiap keputusan menyangkut keberadaan Ketua PK harus memiliki dasar, proses, dan pertanggungjawaban yang transparan.

Hari ini, para Ketua PL menegaskan sikap menolak keras proses Plt Ketua PK Medan Satria. Mereka menilai langkah tersebut berpotensi memperlebar konflik internal dan merusak kesolidan Partai Golkar Kota Bekasi.

"Kami tidak sedang melawan Partai Golkar. Justru kami menjaga agar Golkar tetap solid, bermartabat, dan berjalan sesuai aturan organisasi. Jangan biarkan kepentingan sesaat menghancurkan kesolidan yang telah dibangun kader selama bertahun-tahun," tegas salah seorang Ketua PL.

Para Ketua PL meminta DPD Partai Golkar Kota Bekasi menghentikan sementara proses Plt, membuka kembali kronologi secara objektif, memeriksa pencabutan surat pengunduran diri, serta memastikan setiap langkah sesuai aturan organisasi.(***).

Previous Post Hari Lansia Sedunia di Kota Bekasi, Ribuan Lansia Ikuti Fashion Show Hingga Bermain Angklung
Next PostSukur Nababan Ingatkan Skema Rp2.000 Per Porsi Jangan Turunkan Kualitas Makanan di MBG