Ketua Fraksi Golkar Solidaritas DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra. PALAPA POS/Yudha.

Sarwin Hidupkan Program "Ayo Disunat" di Bantargebang

KOTA BEKASI – Komitmen kader Partai Golkar untuk hadir di tengah masyarakat bukan sekadar slogan. Ketua Fraksi Golkar Solidaritas DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, kembali membuktikan hal itu lewat gebrakan sosial bertajuk “Ayo Disunat”.

Sebagai wakil rakyat, pria yang akrab disapa Bang Sarwin ini turun langsung menyambangi warga kurang mampu di Kelurahan Bantargebang. Ia membawa layanan khitan gratis bagi anak yatim piatu dan keluarga berpenghasilan rendah di Daerah Pemilihan (Dapil) 3, yang mencakup Bantargebang, Mustika Jaya, dan Rawalumbu.

Program ini bukanlah inisiatif instan setelah ia duduk di kursi legislatif. Kepedulian tersebut sudah dirintis jauh sebelum Sarwin resmi menjadi anggota DPRD Kota Bekasi. Hal ini sejalan dengan marwah kader Golkar yang dituntut untuk selalu turun ke bawah, melihat, mendengar, dan merealisasikan aspirasi masyarakat.

"Sebenarnya, inisiatif ini sudah berjalan cukup lama, bahkan sejak saya belum menjabat sebagai anggota dewan dan terus berlanjut hingga masa pencalegan kemarin,” ujarnya, Minggu (16/8/2026).

Dalam kunjungan terbarunya di RW 08 Bantargebang, Sarwin menyambangi keluarga pekerja yang kesulitan membiayai khitan anak mereka. Kehadiran Sarwin bersama tim medis menjadi angin segar bagi keluarga tersebut.

"Alhamdulillah, tadi saya baru membantu warga kurang mampu yang orang tuanya bekerja, namun belum bisa membiayai anaknya sunat, padahal itu sudah lama diidamkan oleh sang anak,” ungkapnya penuh syukur.

Ia menegaskan, suara rakyat adalah suara Golkar. Karena itu, Golkar harus solid mewujudkan Indonesia maju lewat tindakan nyata di lapangan.Untuk memastikan program ini tepat sasaran dan tidak merepotkan warga, Ayo Disunat dirancang dengan tiga keunggulan utama:

-Jemput Bola: Sarwin membawa dokter langsung ke rumah warga, sehingga proses khitan berlangsung nyaman tanpa perlu repot menyewa kendaraan.

-Gratis Tanpa Pungutan: Seluruh biaya tindakan medis dan obat-obatan ditanggung penuh.

-Bonus Pendidikan: Usai khitan, anak menerima santunan berupa dana pendidikan untuk menunjang sekolahnya.

Dengan pendekatan ini, Sarwin berharap kehadirannya sebagai wakil rakyat benar-benar dirasakan masyarakat kecil. (Yud).

Previous Post BPBD Kota Bekasi Hadirkan Wahana Flying Fox untuk Edukasi Kebencanaan
Next PostGempa 7,7 SR di Nagekeo: OT Peduli Bergerak Cepat