Pengurus PPRPI pusat dan wilayah dari berbagai wilayah berfoto bersama dengan latar belakang Tao Sipinggan usai melakukan kunjungan. PALAPA POS/Hengki Tobing.

PPRPI Napak Tilas Leluhur Di Tao Sipinggan, Rencanakan Penataan Menjadi Kawasan Wisata

HUMBAHAS – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Punguan Pomparan Raja Pasaribu Indonesia (PPRPI) bersama pengurus Dewan Pimpinan Wilayah menggelar kunjungan napak tilas untuk menelusuri jejak sejarah sekaligus mengenang leluhur di Tao (Danau) Sipinggan, Desa Pargaulan, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan napak tilas diawali dengan doa bersama yang dirangkai dengan ritual penaburan jeruk nipis dan telur sebagai simbol permohonan keselamatan serta kesejahteraan bagi keturunan marga Pasaribu. Setelah itu, dilakukan penaburan bibit ikan di Tao Sipinggan.

Dalam kunjungan yang dihadiri pengurus PPRPI dari berbagai daerah, Wakil Ketua DPP PPRPI, Ir. Sahat Pasaribu, menyampaikan wacana penataan kawasan Tao Sipinggan menjadi destinasi wisata.

“Kami, marga Pasaribu yang tergabung dalam PPRPI, menegaskan kembali bahwa Tao Sipinggan adalah milik marga Pasaribu. Saat ini kami berkumpul di sini, bersatu-padu menghendaki pembangunan di Tao Sipinggan. Kami siap mengembangkan kawasan ini menjadi destinasi wisata yang baik dan menarik bagi semua orang,” ujar Sahat Pasaribu kepada wartawan.

Sahat menambahkan, PPRPI perlu memastikan kembali status kepemilikan Tao Sipinggan kepada pemerintah. Jika setelah kemerdekaan negara menetapkan Tao Sipinggan sebagai milik negara, pihaknya meminta agar dikembalikan menjadi tanah adat marga Pasaribu.

“Permohonan ini bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan juga kepentingan bangsa yang terkandung di dalamnya,” tegasnya.

Menurut Sahat, penegasan kepemilikan Tao Sipinggan sebagai tanah adat marga Pasaribu penting untuk memperkuat sejarah dan identitas marga.

“Generasi kami, anak dan cucu kami, harus mengetahui sejarahnya. Marga Pasaribu berjuang agar generasi muda menjadi penerus yang berbakat, hebat, dan terampil. Bahwa marga Pasaribu adalah marga bermartabat dan siap memajukan NKRI. Sehingga nama marga Pasaribu semakin terberkati,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan napak tilas tersebut, Wasekjen PPRPI Tumpak Pasaribu, Dewan Penasehat DPP Berto Pasaribu, Korda III PPRPI Jubel Pasaribu, serta pengurus PPRPI dan pomparan marga Pasaribu dari wilayah Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba, Dairi, Tebing Tinggi, Siantar, hingga Tapanuli Tengah/Sibolga. (Hengki).

Previous Post Ahmad Faisyal Hermawan: Flyover Bulak Kapal Segera Dibangun, Langkah Nyata Atasi Kemacetan