Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Nicodemus Godjang. PALAPA POS/Yudha.

KOTA BEKASI - Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Nicodemus Godjang menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi harus bersikap tegas terhadap pengembang yang nakal. Terlebih dirinya menyebutkan jika pengembang tidak menyerahkan lahan Fasos dan Fasum, Pemkot Bekasi bisa mengambil alih secara paksa.

"Dalam Permendagri nomor 11 tahun 2009, yang kemudian diterjemahkan pada Perda nomor 05 tahun 2021 bahwa paling lambat 1 tahun pembangunan selesai, lahan fasos dan fasum harus diserahkan ke Pemerintah. Bisa diserahkan secara bertahap maupun langsung, kalau tidak diserahkan pemerintah bisa mengambil paksa, dan pengembang harusnya sudah kena sanksi," ucap Nico, Senin (4/12/2023).

Baca Juga : Pengembang Diduga Lakukan Pungli, Warga dan Pemilik Ruko Grand Galaxy City Mengadu Ke DPRD Kota Bekasi

Selain itu berkaitan dengan keluhan yang diutarakan warga sekaligus pemilik ruko Grand Galaxy City terhadap pihaknya, Nico menduga pengembang memiliki niat terselubung dengan cara melakukan perubahan terhadap site plan lokasi tersebut.

"Ternyata mereka (pengembang) meminta perubahan site plan, berarti disinyalir banyak PSU yang dijadikan fungsi bangunan oleh pengembang namun informasimya sudah ditolak Pemkot Bekasi," ujarnya.

Nico menduga dari 40 persen lahan fasos dan fasum atau  PSU yang harusnya diserahkan ke pemerintah belum tentu seluruhnya diserahkan.

"Pemkot harus Segera mengecek apa benar sesuai peraturan yakni 40-60 PSU, jangan-jangan dari kewajiban mereka 40 persen, cuma 20 persen saja," tukasnya.

Penulis : Yudha.

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Usai Pemilihan Umum, Paripurna DPRD Kota Bekasi Sepi

KOTA BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi gelar rapat paripurna mengenai laporan hasil reses I tahun 2024, laporan mengenai Panitia Khusus (Pansus) 33, 3

Akibat Kekurangan Surat Suara, Bawaslu Kota Bekasi Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang dan Lanjuta

KOTA BEKASI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi merekomendasikan agar Kecamatan Mustikajaya dan Rawalumbu melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan

Hasil C1 Plano Dengan Sirekap Berbeda, KPU Kota Bekasi : Kami Belum Temukan TPS Mana Saja

KOTA BEKASI - Terkait perbedaan data Pemilihan Umum (Pemilu) Calon Presiden-Calon Wakil Presiden 2024 antara formulir C hasil perolehan suara

Perolehan Suara TPS Dengan Sirekap Berbeda, Diantaranya Ada Di Aren Jaya Kota Bekasi

KOTA BEKASI - Pemilihan Umum (Pemilu) Calon Presiden-Calon Wakil Presiden 2024 telah selesai dilaksanakan. Namun terdapat perbedaan data antara di formulir C

Agar Tidak Terbengkalai, Komunitas BAP Pergunakan Gedung BCC

KOTA BEKASI - Gedung Bekasi Creative Center (BCC) yang berlokasi di Jl. Sersan Aswan, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur nampak seperti tidak berfung

Gali Potensi Bisnis Lewat Sampah, HIPMI Kota Bekasi Jalin Sinergitas Dengan Waste4Change

KOTA BEKASI - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bekasi melakukan kunjungan kerja ke tempat pemilahan sampah Waste4Change di Mustika Jaya, Kota Be