Ketua Dekranasda Taput Satika Simamora diabadikan dengan peserta pelatihan pewarna alam di Kecamatan Muara, Kamis (15/9/2022). PALAPA POS/ Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Ketua Dekranasda Tapanuli Utara Satika Simamora menyebutkan pemakaian pewarna alam sangat banyak manfaatnya dan ramah lingkungan.

Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber pelatihan pewarnaan alam Benang Tenun Ulos di Hotel GNB, Desa Untemungkur,  Kecamatan Muara, Kamis (15/9/2022). "Pewarna alam sangat ramah lingkungan, berbeda dengan pewarna kimia. Hal ini merupakan tren yang diminati pasar internasional,"ujar Satika.

Dihadapan peserta dan narasumber dari Lembaga Perkumpulan Warna Alam Indonesia (WARLAMI) Myra Widiono, Suroso dan M. Wahyudi Adi, Satika mengungkapkan, pewarna alam sudah dilakukan sejak dulu.

"Jadi, mari kita menggunakan pewarna alam dan saling berbagi pengetahuan dengan sesama penenun untuk kemajuan bersama,"ajaknya.

Dalam pelatihan tersebut, narasumber Myra Widiono yang merupakan ketua WARLAMI memperkenalkan bahan-bahan pewarna alami dan mempraktekkan langsung proses pencelupan benang.

Sebelumnya, Kadis Koperasi, UKM Perindag Gibson Siregar menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan Ketua Dekranasda Taput sehingga pelatihan terlaksana.

"Kita patut berterima kasih kepada Ketua Dekranasda Tapanuli Utara atas dukungan dan lobi-lobi ke Pemerintah Pusat serta promosi yang luas sehingga pelatihan ini dapat kita laksanakan. Kami juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaku IKM yang hadir atas semangat dan antusiasme yang besar pada hari ini. Semua pelaku IKM adalah pahlawan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Tapanuli Utara,"ucap Gibson Siregar.

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pemaparan materi 20%, 20% diskusi dan kerja kelompok dan 60% praktek/simulasi. Selain diberikan pelatihan, peserta juga difasilitasi penginapan dan akomodasi.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Tapanuli Utara Gibson Siregar digelar selama 4 hari dari tanggal 15-18 September 2022.

Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM dan kualitas produk IKM diikuti 30 peserta dari berbagai kelompok Industri Kecil Menengah (IKM) di Kecamatan Muara.

Penulis : Alponso

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

FPBP Lakukan Seminar Nasional Kewirausahaan di Kabupaten Bekasi

CIKARANG - Forum Pemuda Bekasi Progresif Foundation (FPBP) lakukan Seminar Nasional Kewirausahaan Di Gedung Graha pariwisata Kabupaten Bekasi ,Selasa (29/11/2022).

Ida Farida: Pemkab Bekasi Wadahi 13 Ribu UMKM

CIKARANG -Kepala Dinas Koperasi Usaha kecil Dan Menengah Kabupaten Bekasi, Ida Farida mengatakan saat ini pihaknya sudah mewadahi Usaha Menengah Kecil Masyarakat (UMKM) sebany

Ini Penegasan Satika Konci Sukses Kepada Pelaku IKM

TAPANULI UTARA - Ingin usaha maju dan sukses, Ketua Dekranasda Tapanuli Utara Satika Simamora membuka kiatnya kejujuran dan keuletan.Dihadapan 30 Pelaku Industri Kecil Menenga

Satika Minta Pelaku IKM Taput Kedepankan Kejujuran dan Ketulusan

TAPANULI UTARA - Menjalankan kegiatan wirausaha Ketua Dekranasda Satika Simamora meminta pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) mengedepankan kejujuran dan ketulusan.

Pilot Project , KAGAMA dan KAFEGAMA Bidik Pendampingan Produk UMKM Taput

TAPANULI UTARA - Keluarga Besar Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) dan Keluarga Besar Fakultas Ekonomi Gadjah Mada (KAFEGAMA) tengah menjajaki pendampingan desa wisata, UMKM hingga B

Pedagang Beli Minyak Goreng Curah Harus Tunjukkan KTP dan NPWP

BEKASI - Menindaklanjuti Intruksi Kementerian Perdagangan mengharuskan pedagang pasar hendak membeli minyak goreng curah diharuskan menunjukan identitas seperti KTP dan NPWP s