Ketua Dekranasda Satika Simamora saat memotivasi 30 pelaku IKM dalam Pelatihan Pengelolaan Bisnis dan Manajemen di Bhinneka Resto dan Café, Senin (23/8/2022). PALAPA POS/ Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Menjalankan kegiatan wirausaha Ketua Dekranasda Satika Simamora meminta pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) mengedepankan kejujuran dan ketulusan.

Pesan itu disampaikannya dihadapan 30 pelaku IKM yang akan mengikuti bImbingan teknis selama lima hari di Bhinneka Resto dan Café, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara, Senin (23/8/2022).

"Sebagai ketua Dekranasda, saya berharap para pelaku IKM serius mengikuti pelatihan yang di gelar Pemerintah ini. Jangan sia-siakan kesempatan ini dan ambil ilmu sebanyak-banyaknya. Pelaku IKM harus rajin membaca, belajar bahkan mengikuti pelatihan seperti hari ini,"ujar Satika.

Satika Simamora juga menekankan agar peserta Pelatihan Pengelolaan Bisnis dan Manajemen Wirausaha jujur dan tulus dalam melakukan aktivitas industri.

"Dalam melaksanakan aktivitas usaha yang paling utama adalah ketulusan dan kejujuran, hal ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan dan kebersinambungan IKM, dan berharap kita semua sepemahaman. Kedua, hal yang tidak kalah pentingnya adalah pengetahuan atas kebutuhan dan selera pasar. Ketiga, konsisten dan kreatif dalam berkarya,"tambahnya.

Satika juga mengajak pelaku IKM untuk saling mendukung dan berkolaborasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Utara.

"Saya mengajak kita semua untuk saling bekerjasama antar pelaku IKM dan Pemerintah untuk memajukan SDM, Daya Saing Produk dan Daya Saing IKM demi kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara. Jangan sesekali melakukan persaingan yang tidak sehat atau saling menjatuhkan. Kita semua harus saling menghargai, menghormati dan tetap mengutamakan kejujuran dan ketulusan, katanya yang saat itu didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM Perindag Gibson Siregar

Dalam kesempatan sebelumnya, Kadis Koperasi, UKM Perindag Gibson Siregar menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan Ketua Dekranasda Taput sehingga pelatihan dapat terlaksana.

"Kita patut berterima kasih kepada Ketua Dekranasda Tapanuli Utara atas dukungan dan lobi-lobi ke Pemerintah Pusat sehingga pelatihan ini dapat kita laksanakan. Peserta terdiri dari pelaku IKM penenun ulos, pengerajin sapu dari ijuk serta bidang kuliner,”ujarnya.

Kegiatan diikuti 30 peserta pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dari tiga Kecamatan yaitu Tarutung, Sipoholon dan Adiankoting mulai  tanggal 22 sampai 26 Agustus 2022, memberikan pelatihan dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia, meningkatkan Daya Saing IKM dan meningkatkan prospek pasar.

Narasumber dari Badan Diklat Industri Kementerian Perindustrian O. K. Guntur Alamsyah, Nazliana dan Bagas Albar. Kegiatan dibiayai dari anggaran DAK Non Fisik Bidang Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian Tahun 2022 ini.

Penulis : Alponso

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

FPBP Lakukan Seminar Nasional Kewirausahaan di Kabupaten Bekasi

CIKARANG - Forum Pemuda Bekasi Progresif Foundation (FPBP) lakukan Seminar Nasional Kewirausahaan Di Gedung Graha pariwisata Kabupaten Bekasi ,Selasa (29/11/2022).

Ida Farida: Pemkab Bekasi Wadahi 13 Ribu UMKM

CIKARANG -Kepala Dinas Koperasi Usaha kecil Dan Menengah Kabupaten Bekasi, Ida Farida mengatakan saat ini pihaknya sudah mewadahi Usaha Menengah Kecil Masyarakat (UMKM) sebany

Satika : Penggunaan Pewarna Alam Punya Banyak Mamfaat

TAPANULI UTARA - Ketua Dekranasda Tapanuli Utara Satika Simamora menyebutkan pemakaian pewarna alam sangat banyak manfaatnya dan ramah lingkungan.

Ini Penegasan Satika Konci Sukses Kepada Pelaku IKM

TAPANULI UTARA - Ingin usaha maju dan sukses, Ketua Dekranasda Tapanuli Utara Satika Simamora membuka kiatnya kejujuran dan keuletan.Dihadapan 30 Pelaku Industri Kecil Menenga

Pilot Project , KAGAMA dan KAFEGAMA Bidik Pendampingan Produk UMKM Taput

TAPANULI UTARA - Keluarga Besar Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) dan Keluarga Besar Fakultas Ekonomi Gadjah Mada (KAFEGAMA) tengah menjajaki pendampingan desa wisata, UMKM hingga B

Pedagang Beli Minyak Goreng Curah Harus Tunjukkan KTP dan NPWP

BEKASI - Menindaklanjuti Intruksi Kementerian Perdagangan mengharuskan pedagang pasar hendak membeli minyak goreng curah diharuskan menunjukan identitas seperti KTP dan NPWP s