Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bekasi, Arwis Sembiring. (Foto-ist).

KOTA BEKASI - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bekasi, Arwis Sembiring menegaskan kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk tidak melakukan pembayaran ganti rugi terhadap lahan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) diwilayah Bekasi Timur, Selasa (14/11/2023).

Permintaannya itu dilatarbelakangi karena masih terdapat aduan pidana atas kasus Rusunawa tersebut. Penolakan tersebut sudah disampaikan pada rapat badan anggaran beberapa waktu lalu yang mana penggantian uang ganti rugi lahan Rusunawa Bekasi Timur diusulkan oleh Dinas Perumahan Rakyat Permukiman Umum dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi.

"Seharusnya diselesaikan pidananya baru diselesaikan pembayarannya," katanya.

Arwis menerangkan terdapat putusan Mahkamah Agung (MA) yang memutuskan Pemkot Bekasi harus membayar Ganti Rugi lahan Rusunawa tersebut.

“Tapi, saat itu kami menolak. Saya nggak mau diakhir masa jabatan saya ada masalah, teman-teman yang lain setuju dengan saya,” ucapnya.

M.Minin yang merupakan ahli waris dari Umun Bin Sinan melaporkan Jenan selaku ahli waris Siman dan Ersin Supriyadi dengan tuduhan dugaan tindak pidana pemalsuan Pasal 263 KUHP kepada Polres Metro Bekasi Kota dengan nomer laporan, 156/K/II/201/SPKT/Restro Bekasi Kota.

Dasar pelaporan karena diketahui bukti girik dipergunakan Jenih, Ponah dan Onang (ahli waris Siman) berbeda-beda sampai ada 3 girik dalam satu hamparan tanah yang sama.

Itu mereka ajukan sebagai dasar menggugat di PTUN Bandung pada tahun 2015 menggunakan girik C182 tahun 1965 yang dilegalisir oleh Lurah Bekasi Jaya setelah itu pada tahun 2016 mengajukan Girik C182 yang berbeda lagi dengan C182 atas nama Siman keluaran tahun 1980. Namun girik tersebut tidak diakomodir untuk dilegalisir oleh Lurah Bekasi Jaya.

Akhirnya mereka melakukan gugatan Perdata di PN Bekasi dengan girik C.182 atas nama Siman keluaran tahun 1972. Kejanggalan-kejanggalan tersebut dimana dalam satu hamparan terdapat 3 girik berbeda. (Adv).

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Sodikin : Jatirahayu Masih Kekurangan SMA

KOTA BEKASI - Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Sodikin menjelaskan saat ini diwilayah Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondokmelati masih kekurangan SMA Negeri.

Honor Linmas di Kota Bekasi Belum Cair, Anggota Komisi III, Abdul Muin Katakan Hal ini

KOTA BEKASI - Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied menyatakan Pemerintah Kota Bekasi segera mencair honor linmas di Kota Bekasi. Dia mengatakan sejumlah angg

Minim Tenaga Pendidik, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi Minta Pemerintah Serius Menanggapi

KOTA BEKASI -  Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti menyoroti masalah krisis tenaga pendidik yang tengah dihadapi di Kota Bekasi. Menurutnya, sekitar 9

Saat Paripurna, Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Sampaikan Hal ini

KOTA BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi gelar rapat paripurna mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bekasi T

Jelang PPDB, Ini Harapan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi

KOTA BEKASI - Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti berharap agar pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tahun ajaran 2024/2025 bisa berjala

Kasus DBD Meningkat, Heri Purnomo Desak Dinkes Kota Bekasi Lebih Serius Penanganan

KOTA BEKASI - Merujuk data Dinas Kesehatan Kota Bekasi, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mencapai 441 kasus sejak awal tahun hingga tanggal