Bupati Taput Nikson Nababan berfoto bersama dengan siswa- siswa SMA Negeri Tarutung yang turut menyaksikan acara Talk Show RRI Sibolga bersama Bupati Taput yang dilaksanakan secara live dari sopo rakyat rumah dinas Bupati Taput di Tarutung. PALAPA POS / Hengki Tobing

TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan menyebut kemajuan suatu daerah terlaksana apabila didukung Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Peradaban juga disebutnya, tidak akan mungkin maju, tanpa peningkatan kualitas SDM .

Hal itu disampaikan Bupati Nikson Nababan dalam acara Talk Show RRI Sibolga dengan tema 'Untara" Solusi SDM Unggul di Tapanuli Raya yang dilaksanakan secara live dari Sopo Rakyat, Rumah Dinas Bupat Taput, di Tarutung, baru-baru ini.

Dalam talk show yang berlangsung selama satu jam lebih dipandu James Simamora sebagai host, Bupati Nikson Nababan menjawab dan memaparkan bagaimana strategi pembangunan Tapanuli Utara selama delpan tahun kepemimpinannya dan juga rencana kedepan, termasuk pentingnya berdiri Universitas Negeri umum.

“Saya melihat peningkatan SDM yang didukung dengan adanya Universitas Negeri ini merupakan salah satu 'Triger' (pemicu-red) kemajuan Tapanuli Raya,"katanya.

Dijelaskan, kemajuan suatu daerah dapat dilihat dari tingginya perputaran ekonomi di suatu wilayah termasuk ketersediaan SDM usia produktif. Saat ini, sebutnya, kondisi di wilayah daerah Tapanuli Raya berbanding terbalik, yaitu "mengeksport" uang dan usia produktif ke luar Tapanuli, karena orangtua dalam menguliahkan anak-anaknya ke luar Tapanuli dan biaya yang dikeluarkan akan berputar di luar Tapanuli.

"Apabila sudah berdiri Universitas Negeri Umum di Tapanuli, maka hal tadi tidak akan terjadi. Uang untuk biaya menguliahkan anak tidak lagi keluar daerah ini. Malah sebaliknya dari luar kota akan datang kuliah dan membawa uang ke Tapanuli,"terangnya.

Ditambahkan, dengan kehadiran Universitas Negeri Umum otomatis memberikan multiefek bagi masyarakat luas, karena dari sisi makro akan berdampak positif seiring dengan adanya banyak permintaan, akan banyak terbuka lowongan kerja, akan terbuka berbagai peluang usaha bagi masyarakat di sekitar kampus, termasuk peningkatan kunjungan wisatawan domestik ke Danau Toba.

"Dengan kehadiran Universitas Negeri Umum, maka akan datang mahasiwa dari luar kota ke Tapanuli. Mereka dan juga keluarganya akan menjadi wisatawan domestik ke Danau Toba,”ungkapnya.

Bupati Nikson juga menjelaskan, Universitas Negeri Umum yang diharapkan berdiri di Tapanuli adalah Universitas yang bersifat universal, sehingga peluang kerja para lulusannya akan lebih besar untuk menghindari pengangguran.

Dia juga menyebutkan, walaupun nantinya kehadiran Universitas Negeri Umum tidak dapat menampung semua anak Tapanuli yang hendak melanjut, tapi seiring dengan waktu nantinya di sekitar universitas tersebut akan bermunculan Universitas Swasta dengan kualitas yang baik.

Dengan Universitas Negeri Umum yang benar-benar universal, lanjutnya, diharapkan seluruh Indonesia juga akan melihat bagaimana daerah Tapanuli secara khusus Tapanuli Utara sebagai miniatur Bhineka Tunggal Ika mampu menerima keberagaman.

"Memang kendala utama dalam upaya mewujudkan cita-cita hadirnya Universitas Negeri Umum tersebut terbentur pada moratorium menteri sebagai salah satu ketentuan yang mengatur pendirian universitas negeri baru. Moratorium menteri ini perlu dicabut. Namun kita tahu bahwa putusan akhirnya merupakan kebijakan Pemerintah Pusat. Kita siap mendukung dan membantu apabila dibutuhkan seperti penyediaan lahan dan hal lainnya, kita juga akan bekerjasama dengan Pemda tetangga terkait pembagian fakultas dan jurusan sesuai kondisi daerah masing-masing,”jelas Bupati.

Bupati Nikson juga memaparkan 2 ‘triger’ lainnya dalam memajukan daerah Tapanuli Raya yaitu melalui peningkatan pembangunan jalan dari Danau Toba menuju ke Pantai Barat Sibolga-Tapanuli Tengah, sehingga menambah waktu berkunjung para wisatawan sebagai rangkaian kunjungan wisata mulai dari Danau Toba, lanjut ke Sibolga dan Tapanuli Tengah hingga Pulau Nias.

Triger selanjutnya, katanya, adalah pembukaan jalan sebagai konektifitas menuju Kuala Tanjung – Sei Semangke sebagai kawasan ekonomi khusus, sehingga memangkas waktu dan biaya pengiriman berbagai komoditi dari Tapanuli dan sekitarnya.

Selain meyampaikan gambaran rencana kedepannya, dalam kesempatan tersebut Bupati juga menjabarkan beberapa upaya yang telah dilakukan dalam mewujudkan visi dan misinya seperti di sektor pertanian, kesehatan, infrastruktur jalan, pendidikan.

“Sejak awal kepemimpinan sebagai Bupati, saya selalu berprinsip bahwa ‘Desa Kuat, Kota Maju, maka Indonesia berdikari’. Saya memprioritaskan untuk mengejar keterlambatan pembangunan infrastruktur terutama jalan dan jembatan, termasuk pembangunan listrik desa. Interkoneksi antar wilayah seperti desa dan dusun masih sangat minim, maka kita lakukan pembukaan jalan dengan gotong-royong yang didukung dengan pengadaan alat-alat berat sehingga biayanya lebih murah,”paparnya.

"Untuk menjadikan Tapanuli Utara sebagai lumbung pangan harus didukung melalui mekanisasi pertanian, Pemerintah Daerah memberikan berbagai bantuan alat kepada para petani. Kita juga melihat masalah minimnya modal petani terutama dalam hal biaya pupuk pertanian, sehingga kita membuat kebijakan pupuk bersubsidi bayar panen. Kita juga memperjuangkan agar lahan yang dianggap sebagai wilayah hutan untuk dapat dikelola masyarakat. Bagaimana mungkin masyarakat dengan status pekerjaan sebagai petani tetapi tidak memiliki lahan?, suatu hal yang aneh. Untuk itu maka kita perjuangkan hingga ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian terkait,”terang Bupati Nikson terkait pembangunan di sektor pertanian.

Terakhir, Bupati meminta warga masyarakat Tapanuli turut berdoa agar Pemerintah Pusat melalui Presiden dan Menteri dapat segera merealisasikan cita-cita tersebut.

"Saya mengetahui bahwa dalam tatanan menetapkan suatu kebijakan tidak akan mampu membuat 100 persen senang dan menerima. Tetapi kita harus mampu menilai mana yang lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat luas, kita harus melihat secara realistis. Saya mengajak seluruh masyarakat menghilangkan keegoan pribadi sehingga multiefek daripada kehadiran Universitas Negeri Umum yang saya utarakan dapat dinikmati anak-cucu kita kelak untuk mewujudkan generasi penerus yang lebih baik dan sejahtera. Mari tetap kompak mendukung niat tulus ini murni sebagai suatu perjuangan menuju percepatan kemajuan Tapanuli,”ucap Bupati Nikson Nababan sebagai statmen penutup nya dalam acara talk show tersebut.

Penulis : Hengki

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Disdik Provinsi Kalimantan Tengah Studi Banding Keterbukaan Informasi Publik di Kota Bekasi

BEKASI - Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Bekasi sekaligus Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Pemerintah Kota Bekasi menerima kunjungan kerja Dinas P

Pemerintah Kota Pakse Laos Adopsi Pengelolaan Lumpur Tinja di Kota Bekasi

BEKASI - Pemerintah Kota Pakse Laos melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kota Bekasi dalam rangka kunjungan studi lapangan pengelolaan lumpur tinja, bertempat di Aula Nonon S

Pelajar Kota Bekasi Deklarasi Anti Tawuran dan Anti Kekerasan

BEKASI - Pemandangan luar biasa terjadi pada pagi hari di Alun-alun M Hasibuan Kota Bekasi, ratusan pelajar mulai dari SMA dan SMK dan Sekolah Madrasah melakukan apel deklaras

Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Hadiri Peringatan Hari Anti Korupsi

BEKASI- Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto hadiri acara Hari Anti Korupsi tahun 2022 bertempat di Aula Gedung Sate lantai 1 Kantor Gubernur Jawa Barat yang d

Kota Bekasi Kembali Salurkan Bantuan Logistik Ke Cianjur

BEKASI - Ketua Jabar Bergerak Kota Bekasi Keren Wiwiek Hargono Tri Adhianto kembali kunjungi wilayah terdampak gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Senin, (6/

Pemkot Bekasi Tanggapi Pemberitaan Surat Edaran Penggunaan TKK

BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi menanggapi pemberitaan media tentang surat edaran penggunaa