Ilustrasi. PALAPAPOS/Istimewa

MAMUJU - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat menggelar Festival "Saeyyang Pattu du" atau Kuda Menari sebagai upaya melestarikan budaya Mandar di daerah itu.

Bupati Majene Fahmi Massiara, Saat membuka Festival Saeyyang Pattu Du, Rabu (5/12/2012) mengatakan, kegiatan itu merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Ditinjau dari aspek budaya, mengendarai "Saeyaang Pattu Du (kuda menari), merupakan tradisi di masyarakat Mandar sebagai apresiasi dan wujud kegembiraan karena sang anak telah menamatkan Alquran atau juga disebut (to tammaq)," kata Fahmi Massiara.

Festival Saeyyang Pattu du itu diikuti 50 peserta, mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Majene.

"Kami bangga dengan pelaksanaan festival ini, bukan hanya memberikan ruang untuk melestarikan salah satu kebudayaan Mandar, tapi juga masih memegang nilai-nilai religius yang di harapkan bisa menjadi motivasi bagi anak-anak untuk mengaji," ucapnya.

"Kami berharap festival ini akan menambah semangat dan anak-anak termotivasi menamatkan Alquran," terang Fahmi Massiara.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene, Andi Beda Basharoe mengatakan, lazimnya pelaksanaan Festival Saeyyang Pattu du dilaksanakan beriringan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad.

"Namun, karena agenda kegiatan lain cukup padat, sehingga tidak dapat dilaksanakan secara serentak dan baru hari ini bisa dilaksanakan," kata Andi Beda Basharoe.

Ia mengatakan, rute Festival Saeyyang Pattu du dimulai dari Boyang Assmalewuang, kemudian bergerak menuju pusat pertokoan lalu ke lingkungan Saleppa Kecamatan Banggae. "Peserta lalu mengikuti jalur menuju Disdukcapil kemudian memutar kanan menuju Stadion Prasamya Majene," ujarnya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

ISI Denpasar Kenalkan Tenun Dobel Ikat Tiga Negara

DENPASAR - Program Studi Desain Mode (FSRD) ISI Denpasar bekerja sama dengan Direktorat Kesenian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengenalkan teknik tenun dobel ikat dari ti

Festival Penjor Ramaikan ‘Borobudur Cultural Feast’

MAGELANG - Festival kreasi penjor tradisional nusantara bakal meramaikan ‘Borobudur Cultural Feast’ di kawasan Candi Borobudur, kata Koordinator Pelaksana Borobudur Cul

Para Seniman Antusias Hadiri Kongres Kebudayaan

JAKARTA - Para seniman daerah antusias menghadiri Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta, sej

Kain Cual Khas Babel Didukung Masuki Pasar Ekspor

BANGKA - Kain tenun cual yang unik khas Provinsi Bangka Belitung dan menjadi produk unggulan daerah tersebut didukung untuk bisa memasuki pasar ekspor.

Sekretaris Kementeri

Pemugaran Situs Liyangan Sebagian Gunakan Batu Baru

TEMANGGUNG - Pemugaran talud Situs Liyangan di lereng Gunung Sindoro, Desa Purbosari, Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggunakan sekitar 30-35 persen batu baru.

Ditjen Kebudayaan Pamerkan Batik Puro Pakualaman

JAKARTA - Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memamerkan batik khas dari Puro Pakualaman di Cemara 6 Gallery Museum, Jakarta, hingga Jumat (23/11/2

Revitalisasi Rumah Gadang Butuh 685 Meter Kubik Kayu

PADANG - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solok Selatan, Sumatera Barat Harry Trisna mengatakan kebutuhan material kayu untuk proses revitatalisasi kawasan seribu rumah gadan

Pemerintah Tetapkan 12 Seni Budaya Aceh Sebagai Warisan Tak Benda

LHOKSEUMAWE - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan sebanyak 12 seni budaya Aceh sebagai warisan tak benda yang wajib dilestarikan.

Pemkab Bojonegoro Gelar ‘Duta Batik’ Untuk Pengembangan Batik

BOJONEGERO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar lomba pemilihan "Duta Batik" untuk pengembangan batik "Jonegaran" baik bagi perajin

Festival Tlatah Bocah Tanamkan Nilai Keragaman Anak-anak

MAGELANG - Festival Tlatah Bocah 2018 bertema "Holopis Kuntul Baris" digelar sebagai ajang seni budaya yang menanamkan nilai-nilai keberagaman, mulai dari kalangan anak-a

‘Leak (Kajang Kliwon)’ Film Horor Pertama Berlatar Budaya Bali

JAKARTA - Tren film horor di bioskop tanah air diprediksi semakin disukai penonton hingga 2019, namun sejak kebangkitan film bergenre mistik tersebut hingga saat ini belum ada yang

Index

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: Module 'mysqli' already loaded

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: