Panitia dan pendukung acara Mataram Jazz and Music Festival 2018 saat melakukan siaran pers di Mataram, Senin (3/12/2018). PALAPA POS/Istimewa

MATARAM - Musik jazz dan World Music Festival bertajuk suara untuk kemanusiaan "Sound of Humanity" akan digelar di Lapangan Sangkareang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat pada 8-9 Desember 2018.

Musik jazz dan World Music Festival untuk kemanusiaan dimaksudkan sebagai bagian kampanye "MoveOn" setelah Lombok didera bencana gempa.

"Acara ini kami hajatkan untuk semua pihak serta masyarakat yang terlibat selama penanggulangan gempa," kata Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, Senin (3/12/2018).

Mohan mengatakan, gempa yang terjadi sejak 29 Juli hingga 19 Augustus lalu berdampak juga bagi Kota Mataram. Selain mengakibatkan kerusakan rumah, kantor, dan fasilitas lainnya, masyarakat juga mengalami trauma panjang. Sebulan setelah gempa warga Kota Mataram masih tidur di tenda pengungsian.

"Teman-teman sudah tahu dan merasakan sendiri bagaimana kondisi saat itu," kata Mohan.

Selain itu, ujarnya, Pemerintah Kota Mataram juga meluncurkan tagline "Mataram MoveOn". Tujuannya, agar masyarakat yang masih trauma bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Kantor kembali normal, sekolah kembali aktif, dan perekonomian kembali pulih. Bahkan dirinya berjanji akan terjun langsung ke lapangan untuk mengkampanyekan "Mataram MoveOn" tersebut.

Kegiatan Mataram Jazz dan World Music Festival 2018, kolaborasi musisi jazz nasional dan lokal akan menghibur warga Kota Mataram, dan para pecinta musik jazz pada khususnya.

Ketua Panitia Mataram Jazz & World Music Festival 2018, Imam Sofian menambahkan, kegiatan ini dirancang oleh para seniman yang sekaligus relawan. Pada saat gempa terjadi, para seniman ini terlibat menjadi relawan.

Mereka menyalurkan bantuan logistik, membangun rumah hunian sementara, memberikan trauma healing, dan kegiatan kemanusiaan lainnya. Hingga hari ini pun kegiatan mereka membantu para korban masih tetap dijalankan.

"Refleksi pengalaman menjadi relawan itu memotivasi kami untuk menggelar event ini," kata Imam.

Dalam event ini, panitia yang tergabung dalam Bandini Production menghadirkan musisi dari dalam dan luar Kota Mataram. Musisi yang hadir adalah Tohpati Ethnomission (Kakarta), Jason Ranti (Jakarta), Dua Drum (Jakarta)Astrid Sulaiman Quartet (Ubud), Jazz Muda Indonesia feat Agis Kania (Jakarta) Ary Juliant (Mataram), Sura Dipa (Mataram), Cerita Fatmawati (Jakarta), Jazz Double Quartet / Jadeq (Mataram), Sambava (Sumbawa), Neo Decker (Mataram), Pesawat Kertas (Mataram) One & Flower (Mataram), Don’t Tell Mom (Mataram), Pelita Harapan Jazz Project feat JKR (Mataram).

"Komitmen awal kami setiap menghelat acara selalu memberi panggung bagi musisi Nusa Tenggara Barat," katanya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

SLANK Akan Jadi Duta Kelor Untuk NTT

KUPANG - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur akan menobatkan para personel grup musik Slank menjadi duta tanaman kelor melalaui perayaan memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-

KBRI Promosi Budaya Indonesia Lewat Peragaan Busana

LONDON - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag bekerja sama dengan Pelangi Wastra Indonesia menggelar peragaan busana untuk mempromosikan kekayaan dan keragaman budaya

Film Biopik Taufik Kiemas Syuting di Yogyakarta

JAKARTA - Film biopik Taufiq Kiemas yang berjudul "Taufiq: Lelaki yang Menentang Badai" mulai syuting di Yogyakarta, pada Jumat (7/12/2018) dan rencananya proses pengambi

Eco Fashion Week Promosikan Mode Ramah Lingkungan

JAKARTA - Eco Fashion Week Indonesia (EFWI) 2018 di Gedung Stovia, Jakarta, ingin melestarikan kekayaan seni tekstil Indonesia dengan metode ramah lingkungan.

"Ini ada

Slank Kagumi Keberagaman Kota Singkawang

PONTIANAK - Personil Band Slank mengakui kekagumannya pada keberagaman yang ada pada Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

"Kedatangan Slank kali ini merupakan yang ketig

Citra Pariwara 2018 Segera Digelar

JAKARTA - Citra Pariwara, ajang apresiasi pelaku kreatif Indonesia hadir untuk kali Ke-31 mengusung tema "Menuju Masa Depan Dengan Kembali ke Makna Awal".

Ke

41 Peserta Meriahkan Fashion Parade Singkawang

PONTIANAK - Sebanyak 41 peserta memeriahkan fashion parade di halaman Singkawang Grand Mall (SGM).

"Fashion Parade adalah ajang fashion karnival bergengsi yang diselen

Musik Bambu Media Harmonisasi Sosial Masyarakat

AMBON - Sekretaris Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sri Hartini menyatakan, alat musik bambu diharapkan dapat menjadi media pemersatu harmonisasi sosial masy

Bojonegoro Akan Gelar Festival Geopark Promosikan Pariwisata

BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, akan menggelar Festival Geopark dengan mengundang artis untuk mempromosikan sejumlah objek wisata yang masuk Geop

Seniman Indonesia Pamerkan Karyanya di Australia

JAKARTA - Empat seniman kontemporer berbakat Indonesia akan berpartisipasi dalam Pameran Seni Kontemporer Asia Pasifik kesembilan yang akan dibuka di Brisbane, Australia, 24 Novemb

Karnaval Batik Besurek Bengkulu Dipromosikan ke Kemenpar

BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu akan mempromosikan kegiatan Karnaval Batik Besurek yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bengkulu dengan memasukkannya ke kalender kegiatan p

Pelaku Usaha Lestarikan Batik Indonesia

KOTA BATU - Para pelaku usaha berupaya untuk melestarikan batik Indonesia, khususnya yang berasal dari wilayah Kota Batu, Jawa Timur, dengan mengadakan peragaan busana batik yang m

Bekraf Ingin Minimal Tiga Ribu Layar Putar Film Indonesia

JAKARTA - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf memproyeksikan minimal tiga ribu layar memutar film Indonesia.

"Kita ingin minimal ada tiga ribu layar, j

Menkeu Buka Galeri Seni Rupa Kontemporer "Art Bali"

NUSA DUA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membuka galeri seni rupa kontemporer "Art Bali" di kawasan "Indonesia Tourism Development Corporation" (ITDC)

Index

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: Module 'mysqli' already loaded

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: