Taman Kota Masasoya Topai Wasior (MTW), kini menjadi tempat favorit warga Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. PALAPAPOS/Istimewa

WASIOR - Masosa Topai Wasior (MTW) yang terletak di Kabupaten Teluk Wondama, dinilai sebagai taman kota yang paling modern di wilayah Provinsi Papua Barat.

"Taman kota Wasior sebagai karya yang cukup wow yang ditorehkan Bupati Bernadus Imburi untuk rakyat Wondama. Ini bisa melahirkan penilaian positif dari tamu yang datang ke Wondama," kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat, Rudy Timisela di Wasior, Selasa (30/10/2018).

Keberadaan taman kota Wasior menarik banyak perhatian para tamu dari berbagai kalangan. Lokasi yang dahulu kumuh dan tidak terawat itu disulap menjadi tempat menarik.

"Saya mengapresiasi taman kota itu. Bupati Teluk Wondama merupakan salah satu bupati di Papua Barat yang sayang kepada rakyatnya. Buktinya dia bangun taman yang bagus itu, yang jadi tempat masyarakat bisa berinteraksi. Kita pikir ada di Jawa, padahal ada di Wondama," ucap salah seorang warga sekitar, Rudi Timisela.

Rudi juga menyebutkan, membangun taman kota seperti dilakukan Pemkab Teluk Wondama layak dicontoh Pemda lainnya di Provinsi Papua Barat.

Baca Juga: Kemenpar Promosikan Destinasi Unggulan ke Laos-Kamboja

Ketua Persatuan Gereja-Gereja di Papua (PGGP) Pendeta Sherli Parinusa juga menyanjung taman kota Wasior. Sherli mengaku kagum dengan taman dengan tipikal modern di Wasior, yang membuat daerah yang sempat dilanda bencana dashyat pada 2010 itu layaknya kota-kota besar di Jawa bahkan di luar negeri.

"Saya tadi foto di taman ini (dan di posting ke media sosial), teman-teman saya langsung tanya ibu Pendeta ada di mana, saya bilang di Wasior, mereka tidak percaya. Mereka pikir saya di luar negeri," kata Pendeta Sherli.

Wondama luar biasa bisa bangun taman sebagus ini, lanjutnya, Manokwari yang ibukota Provinsi saja tidak punya.

Taman MTW diresmikan Bupati Bernadus Imburi pada pertengahan Agustus lalu. Taman kota ini dilengkapi sejumlah fasilitas seperti area bermain anak, tempat duduk dengan konsep pedestrian serta panggung untuk pementasan yang semuanya didesain dengan nuansa kekinian.

Sejak dibuka taman ini menjelma menjadi pusat rekreasi warga sekaligus tempat hiburan keluarga. Setiap hari terutama sore hingga malam hari, taman ini selalu ramai dikunjungi pengunjung. (ant)

Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Aceh Turun 6,57 Persen

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Kaltara Miliki Potensi Wisata Sejarah

TANJUNG SELOR - Provinsi Kalimantan Utara memiliki potensi wisata sejarah dan religi seperti situs Bulungan, masjid kuno, makam sultan dan wali, serta sisa peninggalan Belanda, ata

Kunjungan Wisman ke Aceh Turun 6,57 Persen

BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) selama Agustus 2018 tercatat 3.088 orang atau mengalami penurunan sekitar 6,57 persen

Kemenpar Promosikan Destinasi Unggulan ke Laos-Kamboja

JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan pelaku bisnis pariwisata dari Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali mempromosikan destinasi wisata unggulan di Laos dan Kamboja.

Index