Juru Bicara KPK Febri Diansyah. IST/PALAPA POS

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyita sejumlah barang bukti termasuk buku tabungan bersampul merah (buku merah) dalam kasus mencegah atau merintangi penyidikan yang terjadi di gedung KPK.

"Benar, tadi malam Senin, 29 Oktober 2018 telah dilakukan proses penyitaan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Barang bukti itu adalah 1 buah Buku Bank berwarna merah bertuliskan Ir. Serang Noor, No. Rek. 4281755174, BCA KCU Sunter Mall, beserta 1 (satu) bundel rekening koran PT. Cahaya Sakti Utama periode 4 November 2015 sampai 16 Januari 2017 dan 1 buah Buku Bank berwarna hitam bertuliskan Kas Dollar PT. Aman Abadi Tahun 2010

"Pimpinan KPK telah memutuskan untuk memberikan 2 barang bukti karena telah ada penetapan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 98/Pen.Sit/2018/PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Oktober 2018," ungkap Febri.

Surat penetapan pengadilan itu ikut dilampirkan dalam surat yang dikirimkan oleh Kapolda Metro Jaya pada Ketua KPK pada 24 Oktober 2018u.

"Pada Penetapan Pengadilan tersebut dicantumkan dua barang bukti yang diberikan izin oleh pengadilan untuk disita dan 2 nama terlapor," tambah Febri.

Penyitaan dilakukan oleh penyidik Polda Metro Jaya, sedangkan dari pihak KPK diwakili oleh Kepala Biro Hukum Brigjen Setiadi dan unit Koordinasi Supervisi (korsup) Penindakan dan Labuksi.

Menurut Febri, mengacu pada surat yang dikirimkan Kapolda Metro Jaya, penyitaan dilakukan dalam Penyidikan tindak pidana dengan sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan atau pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap tersangka dan terdakwa ataupun para saksi dalam perkara korupsi dan atau pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 220, Pasal 231, Pasal 421, Pasal 422, Pasal 429 atau Pasal 430 KUHP sebagaimana dimaksud pada Pasal 21 dan atau Pasal 23 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang terjadi pada tanggal 7 April 2017 di Jl. Kuningan Persada No. 4. RT 01, RW 06, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Dalam perkara ini, Polda Metro Jaya juga sudah memeriksa satu penyidik KPK dan satu orang dari unit korsup Penindakan dan Labuksi pada 20 Oktober 2018 lalu. Dari surat panggilan yang diterima KPK, lanjut Febri, tertulis adanya surat perintah penyidikan tanggal 12 Oktober 2018 dan laporan polisi 11 Oktober 2018.

Seperti diketahui, pada 2017, saat KPK menyidik perkara suap impor daging sapi oleh Basuki Hariman kepada hakim konstitusi Patrialis Akbar, salah satu alat bukti yang disita KPK adalah buku kas CV Sumber Laut Perkasa berwarna hitam dan merah.

Di dalam buku kas warna merah tersebut tertulis aliran dana kepada sejumlah orang termasuk para petinggi polisi. Catatan keuangan tersebut atas nama Ir Serang Noor di Bank BCA cabang Sunter Mall. Serang juga anak buah Basuki.

Staf Basuki bernama Kumala lalu diperiksa KPK lalu menegaskan bahwa catatan keuangan itu bersumber dari buku bank berwarna merah dan hitam yang disita KPK saat menggeledah kantor Basuki di Sunter pada Januari 2017.

Tidak sampai satu bulan setelah pemeriksaan itu, tas seorang penyidik KPK yang memeriksa Kumala dicuri seseorang tak dikenal saat turun dari taksi di depan rumah kosnya di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Tas itu berisi komputer jinjing yang menyimpan bukti penting kasus Basuki Hariman. Beberapa di antaranya salinan pindaian dua buku bank perusahaan Basuki.

Beberapa hari berselang, Pengawas Internal KPK menerima laporan penghapusan barang bukti perkara tersebut yang diduga dilakukan penyidik KPK asal Polri Roland Ronaldy dan Harun. Mereka diduga merobek buku bank dan menghapus catatan di buku merah tersebut dengan cara "di-tip-ex" pada bagian nama-nama penerima uang.

Karena telah dirobek, catatan tangan di buku merah itu tersisa 12 halaman dengan tanggal transaksi yang tak berurutan lagi. Di catatan itu ada nama-nama panggilan pejabat terkenal, kode nama, dan banyak instansi negara dengan uang transaksi mulai dari puluhan juta hingga miliaran rupiah sejak Desember 2015 sampai Oktober 2016.

Salah satu petinggi Polri yang disebut Kumala adalah Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat ia menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya pada Juni 2015 hingga Maret 2016 dan ketika menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme pada Maret-Juli 2016. Satu aliran lain tercatat sesudah ia dilantik sebagai kapolri dengan nominal untuk setiap transaksi berkisar Rp1 miliar.

Roland dan Harun juga diduga mengganti berita hasil pemeriksaan Kumala yang memuat penjelasan catatan duit Basuki di kedua buku bank tersebut. Dari dokumen persidangan para terdakwa perkara, tidak ada dokumen berita acara pemeriksaan Kumala oleh Surya Tarmiani pada 9 Maret 2017. Di persidangan kasus impor sapi, catatan keuangan ke petinggi polisi juga tak pernah terungkap.

Hasil pemeriksaan internal KPK membuktikan laporan pelanggaran yang dilakukan Roland dan Harun. Pimpinan KPK hanya memberi sanksi kepada dua penyidik ini dengan mengembalikan keduanya ke mabes Polri sebagai instansi asal.

Karier Roland dan Harun pun membaik. Roland diangkat menjadi Kapolres Cirebon sejak Maret 2018 sedangkan Harun dipromosikan sebagai Kepala Sub Direktorat Fiskal, Moneter, dan Devisa, Polda Metro Jaya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Tersangka HS Terancam Hukuman Pidana Mati

JAKARTA - Tersangka, Haris Simamora (HS) terancam hukuman pidana mati setelah melakukan pembunuhan terhadap satu keluarga di Kota Bekasi.

"Dia terancam hukuman pidana

Polisi: Motif Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi Karena Sering Dimarahi

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap motif pembunuhan terhadap keluarga Diperum Nainggolan karena tersangka HS kerap dimarahi.

"(Motif) sering dimarahi,

Polda Metro Tetapkan HS Tersangka Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan HS (30) sebagai tersangka pembunuhan keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi, Jawa Barat.

"Iya betul (HS jadi tersang

Polda Metro Tunggu Labfor Tingkatkan Status HS

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya menunggu tim Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri memeriksa ceceran darah korban pembunuhan sekeluarga Diperum Nainggolan guna meningkatkan s

Polda Metro Amankan HS Terduga Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi

JAKARTA - Anggota Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Kota mengamankan seorang terduga pembunuh pasangan suami istri dan dua anaknya berinisial HS di kawasan Gunung Guntur, Ga

Polisi Temukan Mobil Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

JAKARTA - Anggota gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Kota menemukan mobil jenis Nissan X Trail yang hilang di rumah korban pembunuhan sekeluarga Diperum Nainggolan.<

Tabrakan dengan Pickup, Pengendara Motor Meninggal Dunia

SIPOHOLON - Diduga akibat kelalaian sang supir, sebuah Pick Up Gran Max menabrak sepmor Honda Beat di jalan lintas Tarutung Siborong Borong Km 12-13, tepatnya di Parpangiran Desa H

Polisi Belum Identifikasi Pelaku Pembunuhan Sekeluarga

BEKASI - Penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Kota Bekasi belum mengidentifikasi pelaku pembunuhan sekeluarga di Jalan Bojong Nangka.

"Belum (diketahui identitas

Satlantas Polres Taput Tilang 651 Ranmor dan Beri 19 Teguran

TARUTUNG - Selama pelaksanaan Operasi Zebra yang dihelat dari tanggal 30 Oktober hingga 12 November di wilayah hukum Polres Tapanuli Utara, Satuan Lalu Lintas Polres Taput selama g

Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi Berprofesi Pengusaha

BEKASI - Sejumlah tetangga mengenal korban pembunuhan, Diperum Nainggolan (38) dan keluarganya sebagai pengusaha warung kelontong dan jasa ekspedisi produk rokok.

"Keb

Polisi: Pembunuhan di Bekasi Bukan Motif Ekonomi

BEKASI - Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto mengatakan kasus pembunuhan terhadap satu keluarga di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondokmelati, Kota Beka

KPK Malu dengan OTT Kepala Daerah di Jabar

BANDUNG – KPK mengaku malu dengan peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) dua kepala daerah di Jawa Barat yakni Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan Bupati Cirebon Sunjaya

Kejati DKI Terima Berkas Perkara Ratna Sarumpaet

JAKARTA - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menerima berkas perkara Ratna Sarumpaet dari Polda Metro Jaya, Kamis (8/11/2018).

Pernyataan itu disampaikan Kepala Seksi Penera

Polda Metro Limpahkan Berkas Kasus Ratna Sarumpaet ke Kejaksaan

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya melimpahkan tahap pertama berkas berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka ujaran kebohongan Ratna Sarumpaet kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Terdakwa Demo Anarkis Panwaslih Taput Divonis 4 dan 7 Bulan

TAPUT - 14 orang terdakwa pengrusakan kantor Panwaslih Taput pada demo anarkis 16 Juli lalu, akhirnya divonis hukuman 4 dan 7 bulan dalam persidangan dengan agenda putusan di Penga

Rizieq Diperiksa Aparat Arab Saudi Karena Pemasangan Bendera Mengarah Ekstremis

JAKARTA - Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menjelaskan pemeriksaan Muhammad Rizieq Shihab yang dilakukan aparat Arab Saudi disebabkan pemasangan bendera hitam

Dua Unit Rumah di Simangumban Dilalap Sijago Merah

SIMANGUMBAN - Diduga akibat tabung gas ukuran 3 kg meledak, dua unit rumah musnah dilalap sijago merah. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi dini hari di dusun Banjar Nainggolan De

Polisi Lacak Pembuat Hoaks Isu Penculikan Anak

JAKARTA - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan pihaknya tengah melacak pelaku pembuat konten hoaks terkait isu penculikan anak dan kecelakaan pesawat Lion Air.

Tiga Terdakwa Pembakar Bendera Dihukum 10 Hari Penjara

GARUT - Majelis hakim Pengadilan Negeri Garut, Jawa Barat, memvonis tiga terdakwa pembawa bendera dan pembakar bendera bertuliskan Arab saat peringatan Hari Santri Nasional di Limb

Terdakwa Demo Anarkis Panwaslih Taput Dituntut 1 Tahun dan 5 Bulan

TAPUT - 14 orang terdakwa pengrusakan kantor Panwaslih Taput pada demo anarkis 16 Juli 2018, dituntut hukuman berbeda 1 tahun dan 5 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kej

AKBP Horas: Jangan Resah dan Tetap Waspada

TAPUT - Belakangan ini para orang tua resah dengan kencangnya isu penculikan anak. Bahkan dengan vulgarnya foto anak yang diculik dan dimasukkan ke kardus, bebas lalu lalang di med

Polisi Amankan Pria Pembawa Bendera HTI yang Dibakar di Garut

JAKARTA - Kepolisian akhirnya berhasil menemukan pria yang membawa bendera mirip organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) saat peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di La

Ahmad Dhani Dicecar Polisi 75 Pertanyaan

SURABAYA - Musisi Ahmad Dhani Prasetyo dicecar 75 pertanyaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur saat diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan

Maling Bawa Kabur 2 Unit Septor Milik Warga Satria

TEBINGTINGGI – Dua unit sepeda motor (septor) milik Ibnu Ibban (52) yang di parkirkan di dapur rumahnya di Jalan Simalungun, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir, Kota Te

Usai Aniaya Istri, Suami Tengak Racun Hama Padi

TEBINGTINGGI – JS (43) yang tinggal di Dusun Blok Nol Jangga, Desa Juhar, Kecamatan Bandar Khalipah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menenggak racun hama padi usai mengan

Polisi Minta Imigrasi Cekal Ahmad Dhani

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan Polda Jawa Timur sudah mengirimkan status cegah tangkal terhadap musisi Dhani Ahmad Prasetyo alias Ah

Arimo Berharap PN Tarutung Lakukan Sita Jaminan Terhadap Para Tergugat

TAPUT -  Sidang gugatan terkait keberadaan lahan/tanah kawasan Sibalanja Desa Sirungkungon, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Tobasa, yang disewakan pihak Gunawan manurung Cs kepad

Jafar Manik Dikebumikan Besok

PARAPAT- Jafar Manik (55) yang jadi korban di kawasan sebuah warung di lokaslisasi Tanjung Dolok Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (18/10/2018) malam

Petugas Tembak Dua Terduga Teroris di Tanjungbalai

TANJUNGBALAI- Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Jafar Manik Tewas Terkapar Ditangan Algojo Lokalisasi Tanjung Dolok

PARAPAT - Jafar Manik (55) alias Tuan Takur Repa (Takur), warga Repa Sileutu, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, terkapar setelah di

Satu Tewas dalam Pertikaian di Umagi Tolikara

JAYAPURA - Polisi menyebutkan satu warga tewas dan 10 lainnya luka-luka setelah pertikaian antara dua kelompok warga di Distrik Umagi, Kabupaten Tolikara, Papua, Selasa (10/10/2018

Index