BPBD Kabupaten Lebak memberlakukan siaga menghadapi musim hujan. PALAPA POS/Istimewa

LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, memberlakukan siaga menghadapi musim hujan disertai angin kencang dan sambaran petir.

"Kami dan relawan siaga selama 24 jam di posko utama untuk melayani masyarakat guna mengurangi risiko kebencanaan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, Kamis (8/11/2018).

Berdasarkan laporan BMKG Serang diprakirakan selama sepekan ke depan curah hujan disertai angin kencang cukup berpeluang melanda wilayah Kabupaten Lebak. Potensi cuaca buruk tersebut dapat menimbulkan bencana alam, seperti banjir, longsor, banjir bandang dan angin kencang.

Peluang hujan dan angin kencang terjadi siang hingga sore hari sehubungan adanya masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Untuk mengatasi bencana alam itu, BPBD menyiagakan personel dan relawan tangguh sebanyak 12 orang. Para personel BPBD dan relawan dilengkapi berbagai peralatan evakuasi juga gudang logistik.

Peralatan evakuasi itu, antara lain kendaraan operasional, pelampung, perahu karet, senso, pompa penyedot air, tenda, mobil dapur umum dan lainnya. Selain itu juga logistik diantaranya beras, air kemasan, sarden kaleng dan makanan siap saji.

BPBD juga berkoordinasi dengan TNI, Polri, Tagana, PMI, Dinas Bina Marga, Dinas Kesehatan, Orari, pers, aparat kecamatan, dan masyarakat.

"Kami bergerak cepat menangani masyarakat jika terjadi bencana alam agar tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.

Menurut Kaprawi, saat ini lokasi rawan bencana banjir, banjir bandang serta longsor di Kabupaten Lebak tersebar di Kecamatan Rangkasbitung, Warunggunung, Curugbitung, Sajira, Cipanas, Muncang, Sobang, Leuwidamar, Cimarga dan Cirinten.

Demikian juga Kecamatan Cikulur, Gunungkencana, Lebkgedong, Banjarsari, Malingping, Wanasalam, Panggarangan, Cihara, Bayah dan Cibeber. Masyarakat di daerah itu diminta mewaspadai bencana alam sehubungan curah hujan cenderung meningkat.

"Semua lokasi itu rawan bencana alam, karena terdapat aliran sungai, perbukitan, dan pegunungan," katanya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pemkab Lebak Optimalkan Infrastruktur Dorong Ekonomi Daerah

LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten mengoptimalkan pembangunan infrastuktur jalan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperlancar akses lalu lintas.   "Jika kondisi i

KH Ma'ruf Amin Minta Dukungan Warga NU Banten

SERANG - Calon Wakil Presiden nomor urut satu KH Ma'ruf Amin hadir pada pelantikan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Banten dan meminta dukungan warga NU dalam pencalonanya sebagai wakil presiden.  

Warga Tidak Panik Karena Getaran Gempa Kecil

LEBAK - Masyarakat pesisir selatan Kabupaten Lebak yang lokasinya berhadapan langsung dengan Samudera Hindia tidak panik saat gempa bermagnitudo 5,2 Skala Richter yang terjadi Minggu dinihari, karena

Kain Tenun Badui Mulai Dilirik Pasar Mancanegara

LEBAK - Produk kerajinan tenun masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mulai dilirik pasar mancanegara karena memiliki nilai tradisional juga kualitas.

Lebak Ajak Nelayang Lestarikan Lobster

LEBAK - Dinas Perikanan Kabupaten Lebak, Banten mengajak nelayan di pesisir selatan di daerah ini untuk melestarikan udang lobster agar populasinya berkembang biak dan tidak terjad

Index